Sumber Daya Konsumen dan Pengetahuan

Published Januari 4, 2013 by A M A L I A

Sumber Daya Konsumen dan Pengetahuan

Potensi sumber daya ekonomi atau lebih dikenal dengan potensi ekonomi pada dasarnya dapat diartikan sebagai sesuatu atau segala sesuatu sumber daya yang dimiliki baik yang tergolong pada sumberdaya alam (natural resources/endowment factors) maupun potensi sumberdaya manusia yang dapat memberikan manfaat (benefit) serta dapat digunakan sebagai modal dasar pembangunan ekonomi yang ketergantungan terhadap sumberdaya secara struktural harus bisa dialihkan pada sumber daya alam lain.
Misalnya
ØPenggunaan energi sinar matahari, panas bumi, atau gelombang laut termasuk angin, akan dapat mengurangi ketergantungan manusia terhadap sumberdaya alam yang tidak dapat diperbarui.
Ø Sumberdaya alam yang tidak dapat diperbarui (non-renewable or exhaustible resources). Jenis sumber daya ini pada dasarnya meliputi sumber daya alam yang mensuplai energi seperti minyak, gas alam, uranium, batubara serta mineral yang non energi. Sumberdaya alam jenis ini bisa habis baik karena sifatnya yang tidak bisa diganti oleh proses alam maupun karena proses penggantian alamiahnya berjalan lebih lamban dari jumlah pemanfaatannya.
Ø Sumber daya alam yang potensial untuk diperbarui (potentially renewable resources). Kategori sumberdaya alam ini tergolong sumberdaya alam yang bisa habis dalam jangka pendek jika digunakan dan dicemari secara cepat, namun demikian lambat laun akan dapat diganti melalui proses alamiah

 

Disamping komponen sumberdaya alam, pada saat ini peranan sumberdaya manusia (human resources) dalam konteks kegiatan pembangunan ekonomi termasuk pembangunan ekonomi daerah (wilayah) semakin signifikan.
Faktor sumber daya manusia ini telah menghadirkan suatu proses pemikiran baru dalam teori-teori pembangunan ekonomi, yang menempatkan sumberdaya manusia sebagai poros utama pembangunan ekonomi baik dalam skala global, nasional maupun daerah.
Strategi pembangunan ekonomi yang berbasis pada pengembangan sumberdaya manusia (human resources development) dianggap sangat relevan dan cocok dengan kondisi dan karakter pembangunan ekonomi terutama di negara-negara berkembang

 

Pengetahuan Konsumen terhadap Pembelian

Pengetahuan Konsumen adalah semua informasi mengenai berbagai produk, serta pengetahuan lainnya yang terkait dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen yang mempengaruhi keputusan pembelian. Pengetahuan akan produk merupakan kumpulan berbagai macam informasi mengenai produk. Dari pengetahuan yang dimiliki ini konsumen akan tertarik pada produk yang memang diminati. Pengetahuan ini meliputi kategori produk, merek, terminologi produk, atribut atau fitur merek produk, harga produk dan kepercayaan mengenai produk.

Pengetahuan Pembelian terdiri atas pengetahuan tentang toko, lokasi produk di dalam toko dan penempatan produk yang sebenarnya di dalam toko tersebut.  Konsumen cenderung lebih senang mengunjungi toko yang sudah dikenalnya untuk berbelanja, karena telah mengetahui dimana letak produk di dalam toko tsb. Hal ini akan memudahkan konsumen untuk berbelanja karena konsumen bisa menghemat waktu dalam mencari lokasi produk.

 

Jenis Pengetahuan Produk

(1) Pengetahuan tentang karakteristik/atribut produk

      Setiap individu memiliki pengetahuan yang berbeda dari sudut pandang mereka melihat  karakteristik atau ciri atribut dari suatu produk. Hal ini disebabkan perbedaan pengetahuan yang dimilikinya. Pengetahuan mengenai atribut tersebut akan mempengaruhi pengambilan keputusan konsumen. Contoh: Meja A fisiknya baik namun cat cepat luntur dan meja B fisiknya biasa namun warna cat kuat.

(2) Pengetahuan tentang manfaat produk

     Setiap individu memiliki tujuan masing-masing. Terhadap suatu barangpun setiap konsumen memliki pandangan yang berbeda dalam memanfaakannya. Pengetahuan akan manfaat ini yang mempengaruhi tingkat pembelian. Contoh: Seorang Konsumen mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan karena mengetahui manfaat produk tersebut bagi kesehatan tubuhnya. Manfaat yg dirasakan konsumen setelah mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan adalah memperlancar pencernaan.

(3) Pengetahuan tentang kepuasan yg diberikan produk kepada konsumen.

     Konsumen A dan konsumen B juga memiliki tingkat kepuasan yang berbeda akan suatu produk. Dengan produk yang sama belum tentu kedua konsumen ini merasa puas. Contoh: Lemari A berhadiah gantungan baju dan lemari B berhadiah jemuran lipat.

Produk adalah segala sesuatu yang dapat dilihat, diraba, dirasakan, dan dapat dimanfaatkan. Produk terdiri atas: Barang, Jasa, Tempat dan Manusia.

Barang terbagi atas dua jenis, yaitu barang tidak tahan lama dan barang tahan lama. Barang tidak tahan lama adalah barang yang umur ekonominya lebih pendek, kurang dari 1 tahun. Barang tahan lama adalah barang yang umur ekonominya lebih panjang atau lebih dari 1 tahun.

Jasa adalah sesuatu yang bisa kita rasakan manfaatnya. Seperti: tukang ojek, salon, panti pijat, dll.

 

5 tingkatan produk

Pemasar perlu memperhatikan 5 tingkatan berikut:

1.    Produk inti

Produk yang memang ingin dijual dan sudah memenuhi syarat.

Contoh: Rumah sakit = menyediakan kamar/ruang untuk pasien.

2.    Produk generik

Produk yang memang mendukung produk inti.

Contoh: Rumah sakit = menyediakan ranjang.

3.    Ptoduk Harapan

Produk yang diharapkan oleh konsumen.

Contoh: Rumah sakit = pasien mengharapkan kenyamanan, obat-obatan lengkap.

4.    Produk pelengkap

Produk yang melengkapi produk diatas.

Contoh: Rumah sakit = menyediakan pelengkap-pelengkap yang lebih menyamankan konsumen. AC, TV, dll.

5.    Produk Potensial

Produk yang memperhatukan untuk masa yang akan datang.

Contoh: Rumah sakit = membuka cabang lain.

 

Klasifikasi Barang Konsumen

Straples, yaitu barang-barang yang rutin dibeli dan untuk membelinya tidak sulit.

·         Impluse goods : Barang yang sudah banyak di sekeliling kita dan membelinya tidak butuh perencanaan. Contoh: Permen, makanan-makanan.

·         Emergency: Barang yang dibeli saat mendesak. Contoh: paying dan jas ujan saat musim hujan.

Shooping Goods yaitu barang yang untuk mendapatkannya membutuhkan usaha yang khusus.

·         Homogeneus Goods : Produk yang memang sejenis, kualitas dan harganya berbeda.

·         Heterogeneus : Produk yang barang, kualitas, harganya berbeda dan manfaatnya sama.

Specially Goods yaitu barang khusus yang untuk mendapatkannya lebih sulit. Contoh: unik dan mewah.

Unsought Goods

·         Regulary Good : Produk yang memang sudah banyak terjual namun tidak terfikirkan untuk membelinya. Tidak diharapkan. Contoh: Batu nisan, tanah/lahan untuk makam.

·         New Unsought Good : Produk yang memang tidak dapat diketahui. Kita perlu untuk masa akan datang. Contoh: ide dari setiap produsen.

Pengetahuan yg lebih banyak akan memudahkan konsumen dalam memilih produk yg akan dibelinya.

 

Mengukur Pengetahuan

Pengetahuan konsumen terdiri dari informasi yang disimpan di dalam ingatan. Pemasar khususnya tertarik untuk mengerti pengetahuan konsumen. Informasi yang dipegang oleh konsumen mengenai produk akan sangat mempengaruhi pola pembelian mereka.
Di dalam Psikologi kognitif dijelaskan bahwa ada dua jenis pengetahuan dasar, yaitu pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural. Pengetahuan deklaratif melibatkan fakta subjektif yang sudah diketahui. Pengetahuan deklaratif sendiri dibagi menjadi dua kategori, yaitu pengetahuan episodik (melibatkan pengetahuan yang dibatasi dengan lintasan waktu) dan pengetahuan semantik (mengandung pengetahuan yang digeneralisasikan dan memberi arti bagi dunia seseorang). Sedangkan pengetahuan prosedural mengacu pada pengertian bagaimana fakta ini dapat digunakan. Fakta ini juga bersifat subjektif dalam pengertian fakta tersebut tidak perlu sesuai dengan realitas objektif.

 

Dua Jenis Manfaat

(1) Manfaat Fungsional, yaitu manfaat yg dirasakan konsumen secara fisiologis

(2) Manfaat Psikososial, yaitu aspek psikologis dan aspek sosial yang dirasakan konsumen setelah mengkonsumsi suatu produk

 

Referensi:

http://yogifajarpebrian13.wordpress.com/2011/12/22/sumber-daya-konsumen-dan-pengetahuan/

http://sheilynurfajriah.blogspot.com/2012/10/sumber-daya-konsumen-dan-pengetahuan.html

http://nellahutasoit.wordpress.com/2012/04/23/sumber-daya-ekonomi/

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: