Pengukuran karyawan dengan berbagai metode

Published November 24, 2011 by A M A L I A

Kemajuan Perusahaan tidak lepas dari kualitas kinerja karyawan dalam perusahaan tersebut, kualitas kinerja karyawan tersebut dapat diukur melalui berbagai metode, menurut Heidjarachman Ranupandojo dan Suad Husnan  metode tersebut adalah:

  • Ranking : Cara membandingkan kinerja dari  karyawan yang satu dengan yang lain untuk mengetahui siapa yang lebih baik dan kurang baik dengan mengurutkan dari yang paling baik menduduki posisi atas dan yang kurang baik ditengah, juga yang buruk dibawah

 

  • Perbandingan antar karyawan: Cara pengukuran untuk memisahkan penilaian seseorang kedalam berbagai faktor

 

  • Grading: Cara pengukuran kinerja karyawan dengan membandingkan  menurut katagori pada setiap karyawan kemudian dimasukkan kedalam salah satu kategori yang telah ditentukan , contohnya ada 2 asisten manajer pemasaran, untuk mengetahui karyawan mana yang lebih baik maka dilakukan pengukuran dengan cara grading untuk mendapatkan 1 asisten yang dapat dipertahankan sebagai asisten pemasaran, dan yang satu lagi / yang kurang baik akan dimutasikan ke tempat yang  lain

 

  • Skala gratis: Cara pengukuran dengan menilai baik tidaknya pekerjaan seorang karyawan berdasarkan pada aspek yang telah ditentukan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, aspeknya yaitu tanggung jawab dalam pekerjaan, keterampilan kerja, kuantitas dan kualitas kerja, kompaknya dalam kerja sama. Cara ini untuk mengetahui siapa yang lebih baik dalam menjalani aspek perusahaan  tersebut agar kelangsungan perusahaan berjalan dengan lancar

 

  • Checklists: Cara pengukuran hanya dengan melaporkan tingkah laku karyawan dan bukan penilaian karyawan

 

Dalam penerapannya di Perusahaan –perusahaan di Indonesia, tidak hanya menggunakan 1 metode dalam mengukur kinerja para karyawannya.  Contohnya PT.PLN , dalam mengukur kinerja karyawannya tidak hanya menggunakan metode Ranking untuk mengetahui karyawan mana yang terbaik sehingga dapat diberi penghargaan  yang layak agar termotivasi menjadi lebih baik lagi, diberikan gaji yang sesuai dengan ranking dan jabatannya,dll. Tetapi juga menggunakan metode grading untuk mengetahui kualitas dari karyawan-karyawannya yang sekatagori untuk dilakukan pengerucutan jabatan atau penyaringan karyawan yang berkualitas untuk menjalankan kinerja perusahaan agar berjalan dengan baik.

 

Referensi :

http://dansite.wordpress.com/2009/04/10/metode-pengukuran-kinerja-karyawan/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: