Pandangan dari sudut pandang Agama, etika, dan budaya Indonesia mengenai pornografi

Published November 24, 2011 by A M A L I A
  • Akhir-akhir ini maraknya berkembang adegan pornografi yang ditampilkan baik dalam media cetak maupun media elektrinis yang menurut pelakunya adalah seni. Bagaimana pandangan anda sebagai warga negara yang beragama, bermartabat,dan menganut budaya ketimuran

Jelaskan Pandangan anda dari sudut agama, etika, dan budaya bangsa Indonesia

 

Menurut saya mengenai pornografi sebagai seni merupakan pandangan yang salah, karena pornografi mengandung unsur asusila yang dapat merusak moral manusia. Perkembangan pornografi ataupun pornoaksi saat ini  baik melalui media cetak ataupun media elektronik sangat merugikan orang-orang baik  yang melihatnya maupun bagi pelakunya, apalagi yang masih dibawah umur. Contohnya saja tentang video asusila Ariel Peterpan, anak yang dibawah umur setelah menonton video tersebut berbuat tidak senonoh kepada teman perempuannya atau memperkosa temannya sendiri, akhirnya dikenakan sanksi berupa hukuman penjara, dikucilkan oleh orang-orang, dan lain-lain yang akhirnya akan mengganggu psikologis mereka, video tersebut telah merugikan masyarakat dan merusak moral bangsa. Selain merugikan orang lain, video tersebut juga merugikan pelakunya, tercoreng namanya, malu kepada orang-orang, dan dicerca orang lain.

Bagi orang yang berpendapat bahwa pornografi ataupun pornoaksi sebagai seni menurut saya mereka tidak punya etika, pegangan hidup, dan merasa bahwa tidak ada yang melarangnya. Mereka merasa bebas mau berbuat apa saja. Lain halnya dengan orang yang mempunyai pegangan hidup seperti agama yang kuat, etika yang baik, dan merasa bahwa dirinya diawasi oleh Allah SWT, dia akan selalu berhati-hati dalam perbuatannya, termasuk melihat pornografi ataupun pornoaksi, apalagi melakukannya.

Setiap negara memiliki norma yang berbeda, Indonesia memiliki norma yang melihat dari sudut pandang agama, etika, budaya, hukum, dan lain-lain. Beda halnya dengan negara lain, di Amerika pornoaksi merupakan hal yang wajar, seperti berciuman di jalan umum,  berpakaian yang serba minim, berpelukan dan lain-lain, karena norma yang berlaku di negara mereka tidak mengenal pandangan agama, terutama agama Islam, jadi bila mereka melakukannyapun tidak merasa berdosa, begitu juga di negara Korea Selatan.

Dari sudut pandang agama pornografi dan pornoaksi merupakan hal yang haram, yang mengandung unsur sara’ yang banyak sekali mudharatnya (kerugiannya). Pornografi dan pornoaksi akan merusak tatanan hidup umat beragama dan dapat menjauhkan atau merusak hubungan manusia itu sendiri dengan tuhannya.

Dari sudut pandang etika atau moral, pornografi dan pornoaksi jelas merusak moral dan perilaku manusia. Orang yang suka melihat pornoaksi melalui media elektronik ataupun media cetak akan selalu berpikir negatif / jorok yang akan membuat risau orang disekitarnya. Contohnya orang tua yang mengetahui anaknya yang suka melihat pornografi melalui media cetak akan risau dan takut jika anaknya melakukan hal-hal negatif dikarenakan melihat hal tersebut yang belum sepantasnya dilihat, begitu juga dengan teman-temannya, mereka takut jika dekat dengan seorang yang maniak atau suka hal-hal yang berbau pornografi dan pornoaksi

Dari sudut pandang Budaya bangsa Indonesia yang menganut budaya ketimuran pornografi ataupun pornoaksi bertolak belakang dengan kepribadian bangsa yang dapat merusak tatanan sosial bangsa Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: