Manusia dan Kebudayaan

Published Oktober 14, 2010 by A M A L I A

MANUSIA DAN KEBUDAYAANNYA

Sering terjadi permasalahan perebutan atau pengakuan / mengklaim kebudayaan suatu negara dengan negara lain, contohnya antara Indonesia dengan Malaysia. Malaysia mengklaim tari pendet yang berasal dari Bali itu sebagai kebudayaan mereka. Mereka menggunakannya untuk iklan pariwisata malaysia. Ada juga Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku yang juga di klaim oleh Pemerintah Malaysia. Hal itu terjadi dikarenakan Bangsa Indonesia kurang tertarik dengan kebudayaannya sendiri, Bangsa Indonesia lebih senang dengan kebudayaan berbau asing atau barat, maka dari itu kita sebagai Bangsa Indonesia yang bangga dengan kebudayaan kita sendiri sebaiknya kita menjaga dan memelihara kebudayaan kita, juga mendaftarkan kebudayaan kita sebagai hak cipta kebudayaan Indonesia kepada pihak-pihak yang berkuasa dalam bidang hak cipta.

Untuk lebih mengetahui arti kebudayaan itu sendiri, berikut penjelasan tentang manusia dan kebudayaannya.

Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan berupa jiwa dan raga yang di beri ruh juga diberi akal budi, perasaan dan hawa nafsu. Manusia diciptakan untuk menjadi khalifah dimuka bumi ini, yang seharusnya menjaga dan melestarikan yang sudah ada dengan baik. Banyak sekali yang melupakan bahwa bumi ini hanyalah sementara, mereka yang hanya mementingkan duniawi hanya mengikuti perkebangan zaman.

Dalam bahasa Indonesia, kata budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu budhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Jadi, kebudayaan berarti hasil budi dan akal manusia, ada juga yang berpendapat kebudayaan adalah segala hasil cipta, karsa dan rasa manusia yang meliputi material dan non material, ada pula yang berpendapat bahwa kebudayaan adalah sesuatu yang dihasilkan manusia berupa perilaku, kebiasaan, dan adat istiadat. Dalam Pasal 32 UUD 1945 mengatakan bahwa “kebudayaan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budidaya Rakyat Indoensia seluruhnya”. Menurut Koentjoroninngrat, kebudayaan adalah sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam kehidupa masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Sedangkan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Manusia dan kebudayaan saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan.

Manusia sebagai mahluk sosial tidak lepas dari hubungan antar orang lain, terjalinnya hubungan tersebut dapat menciptakan suatu kebudayaan yang dapat memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam masyarakat itu sendiri.

HAKEKAT MANUSIA

Manusia diciptakan untuk menjadi khalifah dimuka bumi ini, yang seharusnya menjaga dan melestarikan yang sudah ada dengan baik. Banyak sekali yang melupakan bahwa bumi ini hanyalah sementara, mereka yang hanya mementingkan duniawi hanya mengikuti perkebangan zaman.

 

dibuat oleh:

Rizki Amalia Febriani

kelas 1EA04

UNIVERSITAS GUNADARMA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: